Please Stop Summoning Me!
Bookmark
7.00
Status Ongoing
Type Manhua
Author 不是浪迹
Artist 西风动漫
Posted By
Posted On
Updated On

Please Stop Summoning Me!

Please Stop Summoning Me! merupakan salah satu Manhua yang tersedia dalam Bahasa Indonesia di Mangadop. Manhua ini terakhir kali update ke publik pada May 22, 2022. Untuk saat ini Manhua Please Stop Summoning Me! berstatus Ongoing. Manhua Please Stop Summoning Me! memiliki perkembangan yang terhitung cepat, menjadikannya sebagai Manhua pilihan untuk dibaca oleh banyak penggemar di Indonesia. Hal ini disebabkan Manhua Please Stop Summoning Me! yang dibuat oleh 不是浪迹 memiliki rating 7.00. Di Mangadop tersedia fitur baca Manhua Please Stop Summoning Me! Bahasa Indonesia secara gratis. Dengan fitur tersebut, kami memiliki keinginan kuat untuk membuat semua pembaca Manhua di Mangadop dapat dilakukan senyaman mungkin, sehingga tak perlu khawatir untuk membaca Manhua Bahasa Indonesia di Mangadop. Sebelum membaca Please Stop Summoning Me! pastikan kalian melihat detail dan sinopsis Manhua ini lebih lanjut dibawah.

Bie Zai Zhaohuan Wo La!, Don't Call Me Anymore!, Don't Beckon Me Once More!, 别再召唤我啦!

Sinopsis Please Stop Summoning Me!

Manhua Please Stop Summoning Me! yang dibuat oleh komikus bernama 不是浪迹 ini bercerita tentang [Diadaptasi Dari Sebuah Novel Dengan Nama Yang Sama] Doa-doa menakutkan terdengar, dan setiap nama berbeda. “Lord of the Ashes”, “Kota Tanpa Warna”, “Kabut Pantai Putih”, “Spirit of the Ancient”, “Mimpi Kekosongan”, “Penguasa Kekacauan”. Setelah Shen Yi pindah ke dunia baru, kelompok misterius sepertinya ingin memanggilnya tanpa henti. Gereja, penyihir, penyelidik, orang suci,… Setiap kelompok pemanggil memiliki sesuatu yang mereka inginkan. Dan pada saat yang sama, mereka mempersembahkan berbagai pengorbanan. Shen Yi diliputi rasa jengkel, tetapi tidak ada yang bisa dia lakukan untuk menghentikannya. Akhirnya, dia berhasil dipanggil oleh para pemuja. Dan masalah pertama yang harus dihadapi Shen Yi adalah seorang gadis kecil yang dikorbankan, yang telah tersungkur di altar!



Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.