Ore wa Subete wo “Parry” Suru
Bookmark
7.00
Status Ongoing
Type Manga
Author Nabeshiki
Artist KRSG
Posted By
Posted On
Updated On

Ore wa Subete wo “Parry” Suru

Ore wa Subete wo “Parry” Suru merupakan salah satu Manga yang tersedia dalam Bahasa Indonesia di Mangadop. Manga ini terakhir kali update ke publik pada May 18, 2022. Untuk saat ini Manga Ore wa Subete wo “Parry” Suru berstatus Ongoing. Manga Ore wa Subete wo “Parry” Suru memiliki perkembangan yang terhitung cepat, menjadikannya sebagai Manga pilihan untuk dibaca oleh banyak penggemar di Indonesia. Hal ini disebabkan Manga Ore wa Subete wo “Parry” Suru yang dibuat oleh Nabeshiki memiliki rating 7.00. Di Mangadop tersedia fitur baca Manga Ore wa Subete wo “Parry” Suru Bahasa Indonesia secara gratis. Dengan fitur tersebut, kami memiliki keinginan kuat untuk membuat semua pembaca Manga di Mangadop dapat dilakukan senyaman mungkin, sehingga tak perlu khawatir untuk membaca Manga Bahasa Indonesia di Mangadop. Sebelum membaca Ore wa Subete wo “Parry” Suru pastikan kalian melihat detail dan sinopsis Manga ini lebih lanjut dibawah.

I Will "Parry" All: The World's Strongest Man Wanna Be an Adventurer, I Will Parry Everything to Become the Greatest Adventurer!, Ore wa Subete o “Parry” Suru: Gyaku Kanchigai no Sekai Saikyou wa Boukensha ni Naritai, 俺は全てを【パリイ】する, 俺は全てを【パリイ】する ~逆勘違いの世界最強は冒険者になりたい~

Sinopsis Ore wa Subete wo “Parry” Suru

Manga Ore wa Subete wo “Parry” Suru yang dibuat oleh komikus bernama Nabeshiki ini bercerita tentang Ini adalah kisah tentang seorang pria yang telah menguasai cara “menangkis”.
“Saya tidak memiliki bakat sama sekali…”
Pada usia 12 tahun, seorang anak laki-laki bernama Noru memutuskan untuk melatih dirinya sendiri di pegunungan setelah ditolak oleh pusat pelatihan resmi ibu kota karena dianggap “tidak berbakat”. Dia percaya bahwa, dengan kerja keras dan usaha yang cukup, suatu hari dia bisa menjadi seperti protagonis yang mengisi cerita masa kecilnya. Penuh tekad, dia akan berlatih setiap hari dengan pedang kayunya, tanpa henti mengulangi satu-satunya teknik pedang yang dia tahu— “menangkis.” Jam berubah menjadi hari, hari berubah menjadi bulan, dan bulan berubah menjadi tahun. Akhirnya, dia telah melatih satu keterampilan ini sedemikian ekstrim sehingga dia bisa mematahkan seribu cabang dengannya. Namun, tidak peduli seberapa keras dia mencoba, dia tidak bisa mendapatkan hasil yang diinginkan, dia tidak bisa mempelajari keterampilan baru yang dibutuhkan untuk menjadi petualang sejati. Mungkin sudah waktunya untuk melepaskan mimpinya. Tapi dia tidak bisa. Belum. Mengetahui hal ini, dia kembali ke ibu kota lagi.
Ini adalah pria dengan dedikasi tanpa akhir, pria yang menggunakan dedikasi itu untuk menjadi salah satu yang terkuat di dunia. Satu-satunya masalah adalah, dia belum mengetahuinya.



Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.